Ada kalanya ku belajar tentang kehidupan dari bintang-bintang...
Kita tahu bahwa ia adalah benda langit yang sangat cantik.
Sinarnya tak pernah redup.
Malam hari itu, terasa sangat dingin. Beda dari biasanya. Ku tatap langit sambil menghembuskan nafas dan berkata "huh...indah sekali bintang-bintangnya!". Saat itupun perasaan ku tersentuh akan ciptaan Allah yang luar biasa besarnya. Allaah ciptakan bintang-bintang itu sebagai penerang dan penghias langit.
Mataku dimanjakan oleh cahayanya yang terus menyala di malam hari itu, yang gelap gulita. Tapi, kadang aku lihat bintang itu bertebaran ada yang kecil, besar, berjauhan, berkumpul, dan ada yang sendirian...
Tetapi, mereka punya satu tujuan berusaha menjalankan kewajibannya untuk melengkapi kekurangan gelapnya malam. Langit menjadi indah dan menawan. Dia kokoh diatas sana. Malam pun tanpa bintang seperti sop tanpa garam...hambar, biasa saja. Seketika teringat dengan "bintang jatuh". Ia jatuh bukan berarti ngga kuat apalagi lemah, tapi menjaga berita-berita (rahasia) langit.
Gelapnya malam itu ditemani bintang-bintang yang ada, ku ceritakan keluh kesah kepada Allaah setelah seharian beraktivitas pada setiap doa. Hal bahagia pun ku ceritakan. Ada kalanya kita bersinar menikmati semua nikmat Allaah. Orang lain hanya melihat kita dari luarnya,
"ah, hidup dia indah banget ya".
Padahal tidak ada yang menjamin kehidupan seseorang, perjalanan seseorang. Kecuali Allaah. Terkadang jatuh. Bangkit! Hidup selalu penuh ujian, bintang pun tak bersedih jika dia tak bersinar lagi. Yang ku tahu kitapun tetap harus sabar memberikan senyuman dan berusaha sebaik mungkin sebagai hamba Allaah yang taat. Karena ada kalanya kita pulang. Kita tak pernah tahu kapan. Apakah sudah keadaan siap atau belum? Yang pasti bintang memberikan pelajaran bahwa ia terus belajar menyinari dirinya sekalipun di tengah kegelapan.

Comments
Post a Comment